Cara Mengasah Pisau Ayam Taji (Bali, Filipina, Toraja, Bugis)

Share:
Walaupun sebenarnya sederhana, ternyata masih ada loh yang bertanya mengenai cara mengasah pisau taji untuk ayam jago aduan.

Memang budaya sabung ayam pisau cukup terkenal di Indonesia. Sebut saja beberapa daerah yang memiliki budaya ini seperti Bali, Toraja, Bugis, Filipina bahkan tempat-tempat lain di Indonesia juga memiliki budaya yang serupa.

Cara Mengasah Pisau Ayam Taji (Bali, Filipina, Toraja, Bugis)

Dalam acara sabung ayam ini, ayam yang disabung akan dipasangkan pisau baik di salah satu kakinya saja atau dua-duanya. Fungsi pisau ini adalah menggantikan taji alami dari ayam agar lebih fatal dan mempersingkat pertandingan sabung tersebut.

Material dari Pisau Taji ini biasanya bermacam-macam. Ada yang terbuat dari Besi biasa, bahkan sampai metal berharga pun ada. Tetapi yang paling sering ditemukan adalah menggunakan Baja Atau Stainless Steel. Biasanya yang tidak mau repot untuk membuat Pisau taji pasti akan memilih untuk membeli saja satu set atau beberapa set sesuai dengan keperluan masing-masing.

Tetapi tentu saja pisau yang habis dipakai tentunya disarankan untuk selalu diasah kembali. Pastinya anda tidak mau bukan kalau tiba-tiba ayam kalah karena pisau tumpul?

Cara Mengasah Pisau Taji
Berikut ini adalah beberapa cara mengasah pisau taji berdasarkan pengalaman teman-teman botoh sabung ayam pisau dan pengetahuan yang penulis miliki.

1. Mengasah menggunakan Batu Asah


batu asah

Cara ini memang membutuhkan lebih banyak tenaga karena kita mengasah pisau taji secara manual dengan menggunakan batu asah. Seperti layaknya mengasah pisau atau golok, basahi terlebih dahulu pisau dan batu asah.

Kemudian anda tinggal menggosok-gosokan sisi-sisi pisau taji yang dirasa kurang tajam. Gosok searah sisi-sisinya bergantian jangan satu sisi terus menerus. Tujuannya agar ketajaman nya presisi dan tidak membuat satu sisi terlalu tebal, satu sisi terlalu tipis.

2. Mengasah menggunakan mesin Grinda


Mesin grinda tentu saja juga bisa anda gunakan untuk mengasah pisau taji. Ada baiknya jika grinda yang digunakan ditaro dalam posisi yang stay dan kokoh agar tidak bergeser ketika anda mengasah pisau taji tersebut.

Setelah gerinda stay dan tidak bisa bergeser, selanjutnya nyalakan grinda anda tersebut. Pada saat mengasah menggunakan gerinda lebih baik anda menggunakan kacamata agar tidak terkena cipratan api yang tercipta dari gesekan pisau taji dengan grinda tersebut.

Dekatkan bagian pisau taji yang ingin diasah ke tepi-tepi grinda yang sedang berputar perlahan, lakukan pada sisi-sisinya secara bergantian sampai anda mendapatkan ketajaman yang sesuai.

Harap diingat bahwa jangan terlalu lama mengasah pisau taji menggunakan mesin gerinda karena sangat cepat tipis karena gesekan yang sangat cepat.

3. Mengasah menggunakan Amplas

kertas amplas

Cara ini hampir sama dengan menggunakan batu asah, dilakukan secara manual. Bedanya adalah kertas amplas nya yang kita gesek-gesekkan ke pisau taji yang ingin dipertajam.

Walaupun begitu mengasah menggunakan kertas Amplas kami rasa kurang efektik karena akan terdapat goresan-goresan tidak rata pada pisau taji anda.

4. Mengasah menggunakan kulit


Kulit juga diketahui bisa digunakan untuk mengasah loh, tetapi jangan kulit anda ya :D. Ambil tali pinggang yang terbuat dari kulit sapi atau kambing asli.

Ikatkan atau kaitkan kulit tersebut di tembok atau tempat lain yang bisa digunakan sebagai pegangan, kemudian sisi lainnya anda tarik sampai kencang. Selanjutnya gesek-gesekkan pisau taji yang ingin dipertajam pada sisi-sisi kulit asah tersebut bergantian secara perlahan.

5. Mengasah menggunakan Mesin Asah

mesin asah

Teknik yang terakhir memerlukan biaya, anda harus memiliki mesin asah tentu saja. Tinggal anda gunakan metode dari mesin asah anda untuk mengasah pisau taji yang ingin dipertajam simpel tetapi hasilnya sudah tidak usah diragukan lagi.

Mudah-mudahan tips simpel ini mempermudah anda yang mungkin bingung mau asah pisau taji pakai apa. Sebenarnya sama saja anda mau asah pakai apa, yang penting haslnya tajam dan tidak merusak proporsi dan presisi dari pisau taji itu sendiri.

Tidak ada komentar