Sejarah Sabung Ayam di Indonesia

Share:
Permainan tradisional sabung ayam ini memiliki sejarah yang cukup pelik, diketahui hampir seluruh daerah di pelosok nusantara memiliki tradisi yang serupa tetapi dengan berbagai nama yang berbeda.

Sejarah Sabung Ayam di Indonesia

Ayam adalah sebuah hewan yang paling umum di pelihara oleh manusia, hampir setiap orang yang memiliki pekarangan (biasanya di perkampungan) memelihara hewan ini, baik dengan tujuan untuk menjadi makanan ataupun untuk di jual.

Jenis ayam yang paling mahal tentunya adalah ayam jago, karena ayam ini biasa dipergunakan untuk sabung ayam, adu dua ekor ayam yang biasanya dijadikan ajang taruhan oleh para penggemarnya (biasanya laki-laki).

Kegiatan mengadu ayam ini memang sangat terkenal di Indonesia, hal tersebut dikarenakan sudah diwariskan turun temurun dan bahkan sejarah menuliskan mengenai hal ini sejak jaman dahulu.

Sejarah Sabung Ayam

Menurut wikipedia, sabung ayam/menyabung ayam atau disebut juga berlaga ayam ini sudah dimainkan semenjak jaman kerajaan Demak dahulu kala.

Disebut seorang pemuda bernama Cindelaras mengadu ayam jago peliharaannya melawan ayam jago miliki seorang raja dari kerajaan Jenggala. Diceritakan bahwa Cindelaras memang sengaja menantang raja ini karena tahu bahwa ia adalah anak dari raja tersebut yang hilang karena dahulu ibunya dibuang/difitnah kala itu.

Untuk memancing raja Jenggala tersebut, Cindelaras memberikan tantangan dimana jika ia menang, maka setengah dari kerajaan Jenggala menjadi miliknya, sebaliknya jika kalah ia rela untuk dihukum oleh raja tersebut dengan sangat berat.

cindelaras

Karena kehebatan ayam milikinya, Cindelaras akhirnya mampu memenangkan pertandingan sabung ayam tersebut, sampai akhirnya sang raja juga menyadari bahwa pemuda tersebut tidak lain adalah anaknya sendiri.

Cerita ini secara turun temurun diceritakan dipulau jawa, disebut juga bahwa ayam adalah sebuah hewan yang bisa mengangkat derajat si pemiliknya. Tidak heran di pulau jawa secara turun temurun acara ini menjadi kebiasaan dan kemudian jadi tradisi.

Di pulau-pulau lain selain jawa seperti maluku, bali, sumatra bahkan kalimantan juga memiliki cerita-cerita dan sejarah yang ada hubungannya dengan adu ayam. Hal inilah yang menyebabkan kepopuleran sabung ayam sangat luas di Indonesia.


Faktor lain yang membuat semakin populernya acara ini antara lain adalah judi yang selalu hadir disetiap ajang sabung ayam baik dilakukan skala kecil maupun skala besar.

Puluhan ribu sampai jutaan rupiah rela digelontorkan oleh para pecinta adu ayam pada saat taruhan sabung ayam ini, mereka menggangap lebih masuk akal memasang taruhan adu ayam karena faktor pengetahuan mereka mengenai ayam atau sebenarnya hanya spekulasi atau tebak-tebak semata

Sampai sekarang kepopuleran tradisi ini masih belum dihapus oleh jaman, kemajuan teknologi seakan tidak mampu menghilangkan kecintaan para penikmat sabung ayam ini.

Tidak ada komentar